![]() |
| Sumber: Pixabay |
Pertemuan kemarin adalah pertemuan yang tiba-tiba
sederhana dan tak pernah dibicarakan
pertemuan yang dirancang semesta
di tepi jalan yang jalang
pada siang yang penuh hiruk
diantara orang-orang
dengan senyum sinis
dan tak saling bertepuk.
Kita tak pernah bertemu,
bahkan diantara waktu yang paling jemu.
Namun, pertemuan kemarin
demikian lekat membayang.
bukan tentang masa,
bukan pula tentang cerita
tapi, tentang banyak kealpaan.
Terkisah sebuah kisah
yang tak pernah bisa diulang
dan waktu tak bisa dirangkai.
Namun, prasasti pertemuan itu
terukir di relung hati,
mengisahkan dan mencatatnya
dengan waktu yang tak terhitung
Lalu diam-diam menyesalinya,|
sebab semuanya sudah terlambat
dan terdengar lirih suara meratap
waktu adalah kilatan cahaya
yang sangat cepat seperti kerdipan mata
dan seseorang menggores jejak luka
dengan diam....
***
Fiksi Sunyi, Jakarta 20 Januari 2024

Komentar
Posting Komentar